Tragedi Chapacoense, Antara Sepak Bola dan Kemanusiaan.

Dunia sepak bola sedang berduka. Pesawat yang sedang ditumpangi anggota tim dari Brazil, Chapacoense dilaporkan mengalami kecelakaan pada Selasa, 29 November 2016. Mereka dijadwalkan seharusnya akan bertanding dengan Atletico Nacional pada hari Rabu 30 November 2016. Tak pelak, kejadian ini membuat seluruh jagad sepak bola dunia berkabung.

Chapacoense sendiri, di liga Brazil layaknya Leicester City di Inggris. Mereka baru promosi ke liga utama Brazil di tahun 2014. Dan dua tahun kemudian mereka nyaris membuat dongeng dengan lolos final Copa Sudamericana (Setara Europa League tapi wilayah Amerika Selatan).

4221396001_5228045914001_5228029519001-vs
Kegembiraan tim setelah mereka dipastikan melaju ke final Copa Sudamericana

Dongeng Chapacoense ini sangat indah bagi fans mereka. Mungkin hanya tuhan lah yang mampu menggagalkan happy ending dongeng ini. Dan benar saja, ternyata tuhan benar-benar mengubah cerita mereka. Perjalanan mereka menuju kolombia untuk melakoni laga final leg pertama mereka melawan Atletico Nacional mengalami kecelakaan mengerikan. Dari sekitar 81 penumpang, 76 dikabarkan meninggal dunia dan 5 orang selamat. Dari 5 orang yang selamat, 3 diantaranya adalah pemain Chapacoense.

airplane-crash-1480434688052
Keadaan terakhir pesawat yang mereka tumpangi

Ucapan duka cita pun mengalir dari berbagai pesepakbola di dunia. #ForcaChapacoense pun mengudara di berbagai sosial media. Atletico Nacional, musuh Chapacoense di final bahkan telah meminta CONMEBOL untuk memberikan gelar Copa Sudamericana pada Chapacoense.

safe_image
Ini bukan tentang gelar, ini tentang respect!!

Dari sikap respect Atletico Nacional, kita dapat melihat bahwa sepak bola bukan hanya tentang permainan. Bukan tentang menang atau kalah, juara atau tidak juara. Lebih dari itu, sepak bola adalah tentang kemanusiaan. Tentang bagaimana kita peduli, sekalipun terhadap lawan kita.

Atletico Nacional rela gelar juara itu disematkan pada Chapacoense sebagai penghormatan terakhir untuk mereka. Klub-klub liga Brazil pun siap membantu mereka dengan meminjamkan pemain mereka agar Chapacoense dapat tetap berkompetisi. Hal ini menunjukkan, bahwa sepak bola bagi sebagian orang sekali lagi bukan hanya sebuah permainan. Sepak bola merupakan sebuah passion, kebanggaan baik bagi penonton maupun bagi pemain. Dongeng Chapacoense mungkin telah berakhir dengan kecelakaan ini, tapi mereka mampu menorehkan catatan manis bahwa mereka, 2 tahun setelah promosi mampu mencapai final Copa Sudamericana. Kisah mereka akan tetap abadi di hati fans sepak bola. Forca Chapacoense!!

 

Iklan

One thought on “Tragedi Chapacoense, Antara Sepak Bola dan Kemanusiaan.

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: